Sejarah kemerdekaan Indonesia
Indonesia memiliki sejarah penting yang melekat dan tidak dapat hilang begitu saja dari benak bangsa Indonesia. Bahkan sejarah menjadi mata pelajaran yang harus dipahami bagi pelajar Indonesia.
Penjajahan yang terjadi akibat kedatangan bangsa asing di masa lampau telah berhasil menciptakan sebuah sejarah dan kisah bagi rakyat Indonesia yang diingat, dikenang, dan dipelajari.
Sejarah kemerdekaan Indonesia menjadi salah satu bahan ilmu pengetahuan dengan berbagai pelajaran hidup yang perlu kita teladani, seperti sikap patriotisme, cinta tanah air, dan rela berkorban dari para pejuang yang gugur.
Meski menjadi salah satu kenangan pahit, namun dengan adanya masa penjajahan di Indonesia telah berhasil melahirkan generasi yang penuh dengan semangat perjuangan.Peristiwa Proklamasi Kemerdekaan menjadi salah satu sejarah kemerdekaan Indonesia yang sangat penting. Tanggal 17 Agustus 1945 menjadi hari bersejarah bagi bangsa Indonesia dengan dibacakannya teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.
Sebelum peristiwa ini terjadi, para tokoh proklamator dan rakyat Indonesia telah melalui proses panjang.Pada tanggal 6 Agustus 1945, Sekutu menjatuhkan bom atom di kota Hiroshima.
Sehari setelah peristiwa tersebut, tepatnya pada tanggal 7 Agustus 1945, BPUPKI (Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia) berganti nama menjadi PPKI (Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia) sebagai langkah mempertegas keinginan dan tujuan meraih kemerdekaan Indonesia.
Pada tanggal 9 Agustus, Sekutu menjatuhkan bom atom untuk kedua kalinya di kota Nagasaki dan berhasil memukul mundur Jepang dari Indonesia.
Jepang menyerah pada Sekutu secara resmi pada tanggal 14 Agustus 1945 dan dimanfaatkan oleh para tokoh pejuang Indonesia untuk segera memproklamasikan kemerdekaannya.
Para tokoh Indonesia seperti Soekarno, Moh. Hatta, dan Dr. Radjiman Wedyodiningrat berangkat ke Dalat, Saigon, Vietnam untuk menemui Marsekal Terauchi.
Para tokoh perjuangan kemerdekaan melakukan persiapan kemerdekaan. Para tokoh perjuangan dan rakyat Indonesia menginginkan bahwa kemerdekaan yang diraih bukan hadiah dari Jepang, namun perjuangan bangsa Indonesia sendiri.Pada tanggal 16 Agustus 1945 dini hari, Ir. Soekarno dan Moh. Hatta, beserta Fatmawati dan Guntur (putra Soekarno) dibawa ke Rengasdengklok untuk menghindari segala macam bentuk bujukan Jepang yang dapat mempengaruhi keyakinan Soekarno-Hatta dan menggagalkan terlaksananya proklamasi kemerdekaan.
Sementara itu di Jakarta, Achmad Soebardjo melakukan perundingan dan berusaha membujuk golongan muda untuk tidak tergesa-gesa memproklamasikan kemerdekaan. Beliau setuju bahwa Proklamasi Kemerdekaan Indonesia akan diselenggarakan di Jakarta.
Komentar
Posting Komentar